Waspada Investasi !, Ini Tips Agar Terhindar Dari Investasi Bodong

POSTNEWS.ID – Masalah investasi bodong kini menjadi polemik nasional. Miliaran rupiah uang rakyat dan ratusan aset bahkan tak bisa kembali akibat terlanjur ikut berinvestasi. Tak hanya masyarakat elit yang didukung dari segi finansial yang menjadi korban, masyarakat bawah pun ikut terseret akibat tawaran yang menjanjikan itu.

Dilansir dari media RMOL.ID Direktur Utama Master Trust Propertindo, Dylan Nathanael, Sabtu (22/01/22) menghimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan adanya investasi disertai iming-iming keuntungan besar di luar kewajaran. Apalagi di tengah pandemi Covid-19  tindakan-tindakan kejahatan berkedok investasi muncul dimana-mana.

‚ÄúSegala bentuk investasi yang menawarkan bunga di atas anjuran Bank Indonesia patut dicurigai,” kata pebisnis properti Dylan Nathanael yang juga Direktur Utama Master Trust Propertindo dalam keterangan tertulis.

Dylan menegaskan, sebelum memutuskan berinvestasi masyarakat wajib mengetahui return of investment (ROI). ROI merupakan cara paling mudah dalam menghitung modal dan keuntungan dari investasi. Selain ROI, masyarakat perlu melihat izin dan keresmian perusahaan investasi yang benar-benar terdaftar dan diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sebagai lembaga pengawas jasa keuangan di bawah naungan Kementerian Perdagangan.

“Pastikan sebelum investasi, masyarakat memperhatikan perizinan dan legalitas perusahaan investasi tersebut seperti OJK dan Bapetti,” Tegasnya

Lanjutnya, apalagi saat ini banyak investasi berkedok robot trading. ribot tranding terasebut merupakan program yang menghasilkan sinyal trading menggunakan algoritma matematika dan indikator teknikal. Bahannya adalah, sistem ini telah dirancang sedemikian rupa untuk bisa menguntungkan pemilik program. Salah satu fakta biasanya program ini menawarkan keberhasilan dan bunga tinggi untuk merayu masyarakat menggunakan robot trading.

Selain itu, untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak terlibat di dalam investasi bodong, ada tiga tips yang perlu diperhatikan. Tiga tips tersebut diantaranya :


1. Menawarkan Keuntungan Yang Terlalu Besar.
2. Pemeriksaan Dokumen Perizinan Perusahaan Investasi.
3. Pahami Bentuk dan Cara Pemasaran Produk Investasi.

Tiga tips diatas, diharapkan mampu dipahami oleh masyarakat terlebih dahulu sebelum melakukan investasi. Sebelumnya di wilayah Provinsi Gorontalo ratusan masyarakat dengan miliaran rupiah uang rakyat habis akibat tertipu dengan investasi bodong (Fx Family) sementara para pelaku utama mendapatkan beberapa sangsi atau telah dijatuhi hukuman dengan pasal berlapis. (rls)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close