Sinyalir Warga Masuk Tanpa Lapor, Mahasiswa Randangan Turun Demo

POSTNEW.ID – Mahasiswa Ikatan Pelajar Mahasiswa Randangan (IPMR) mendemo Pemerintah Kecamatan dan Polsek Randangan, menuntut ketegasan aturan warga masuk saat masa pandemi virus corona.

Kamis (28/5), mahasiswa Randandangan mendemo dalam bentuk aksi parlemen jalanan, yang dipimpin Bara Firmansyah Sebagai Koordinator Lapangan (Korlap), dan diikuti beberapa orator aksi yakni, Bayu Reksa Pakaya, Istiana Iyou dan Gilang Syaputra.

Aksi mahasiswa itu, menuntut kurang efektinya penanganan Covid-19 di wilayah Randangan, mereka beberapa aturan tidak tegas dalam penerapan PSBB, akibatnya diduga terdapat warga yang masuk tanpa melapor ke gugus tugas.

Menurut Bara Firmansyah, pihaknya menerima informasi terdapat bebarapa masyarakat dari luar daerah yang masuk ke kecamatan Randangan tidak melapor ke pihak penanganan COVID 19. Ironisnya hal hanya di biarkan begitu saja oleh petugas, katanya dan juga pihak kecamatan Randangan.

“Sehingganya kenapa kami sebagi mahasiswa menuntut hal ini. Karena yang ditakutkan orang dari luar daerah itu sudah terjangkit virus corona dan menularkan virus itu ke warga masyarakat Randangan. ujar Bara.

Dari hasil Aksi parlemen jalanan yang di gelar oleh mahasiswa IPMR, pihak Pemerintah Kecamatan dan Polsek Randangan, menerima aksi mereka dan menyakatan siap untuk segera menindaklanjut tuntutan tersebut. “Alhamdulillan mereka siap menindaklanjuti tuntutan kami,” tandasnya.

R|Ronald Tine
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close