Resmi! Pemda Boalemo Berlakukan Proses Belajar Secara Daring

POSTNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boalemo, kembali mengeluarkan surat edaran, tentang pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Boalemo, yang dikeluarkan secara resmi pada tanggal 26 Maret 2020.

Dalam surat edaran bernomor (420/165/Dikpora/a/III/2020) yang ditanda tangani langsung, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boalemo, Hasan Makuta tersebut, mengatur tentang beberapa hal penting, diantaranya, satuan pendidikan dari jenjang TK/PAUD, SD, SMP, dan PKBM, mengalihkan sementara aktifitas belajar, yang semula diadakan di sekolah, menjadi di rumah masing-masing, dimulai pada tanggal 27 Maret,sampai dengan batas waktu yang ditentukan.

Tidak hanya itu, dalam surat edaran tersebut, juga tertuang mengenai pelaksanaan US dan UNBK yang tidak dapat dilaksanakan, berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan Republik Indonesia yang telah dikeluarkan beberapa waktu lalu.

Hasan Makuta selaku Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boalemo, saat dikonfirmasi via selular pada Kamis (26/3) membenarkan hal tersebut. Dirinya menjelaskan, surat edaran tersebut, merupakan hasil rapat bersama Bupati Boalemo, dan pemerintah daerah yang dilaksanakan pada Kamis sore.

“Itu benar sesuai apa yang sudah tertuang diedaran saat ini. Itu sudah hasil dari rapat bersama pemerintah daerah hari ini yang sudah disetujui oleh bapak Bupati,” ujarnya.

Untuk itu, Hasan mengimbau kepada para guru dan orang tua siswa untuk tetap memaksimalkan proses pembelajaran dari rumah, yang dapat dilakukan secara Dalam Jaringan (Daring).

“Untuk para guru dan orang tua siswa kami imbau untuk memaksimalkan pembelajaran secara daring yang dilaksanakan dirumah,” kata Hasan.

Tidak hanya itu, Hasan juga menegaskan, akan memberlakukan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang tidak mengindahkan aturan tersebut, namun dirinya tidak secara gambling menjelaskan jenis sanksi apa yang akan diberikan kepada pihak sekolah yang melanggar edaran tersebut.

“Untuk sekolah yang tidak mengindahkan edaran ini, ada sanksi tersendiri dari kami selaku Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Editor | Zul Hunowu

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close