Refleksi Perdamaian Dunia

Oleh : Rifyan Ridwan Saleh, SH | Wakil Bendara Umum PB HMI

POSTNEWS.ID – Selamat Hari Internasional Pasukan Perdamaian Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebagai warga negara yang baik, penting bagi kita untuk melaksanakan Perdamaian Dunia yang telah diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

Ini menjadi salah satu tujuan nasional untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Perdamaian adalah konsep tentang keadaan ideal terkait kebahagiaan, kebebasan, dan kedamaian antara semua orang.

Untuk mewujudkannya diperlulan tata hukum internasional dan kebijakan negara yang kondusif, kerja sama antar bangsa, dan antar warga negara serta menghindarkan konflik kekerasan dan perang antar mereka.

Kedepan Indonesia harus mampu menjadi contoh dan fasilitator yang bisa menjembatani dialog-dialog untuk melakukan misi perdamaian dunia, mereduksi terjadinya konflik-konflik kemanusiaan baik lokal, nasional dan nternasional.

Ada dua cara yang bisa dilakukan oleh Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia, yaitu melalui: Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional.

Sebagai sebuah negara hukum, landasan kita adalah produk hukum yang berlaku. Maka berdasarkan Undang-undang No. 37 Tahun 1999, telah dijelaskan pengertian mengenai hubungan internasional.

Hubungan internasional adalah kegiatan yang menyangkut aspek regional dan internasional yang dilakukan oleh pemerintah di tingkat pusat dan daerah, lembaga negara, badan usaha, organisasi politik, organisasi masyarakat, LSM atau warga negara.

Bagi bangsa Indonesia, hubungan internasional memiliki arti penting, antara lainnya adalah: Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang demokrati; Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur secara material ataupun spiritual; Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia; Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga keselamatan negara; Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari negara-negara luar; Meningkatkan perdamaian internasional; Meningkatkan persaudaraan segala bangsa.

Pola hubungan internasional yang dibangun bangsa Indonesia dapat dilihat dari kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Kebijakan politik luar negeri Indonesia menerapkan prinsip politik luar negeri yang bebas aktif dan diabdikan bagi kepentingan nasional.

Bebas artinya bahwa bangsa Indonesia bebas menjalin hubungan dan kerja sama dengan bangsa mana pun di dunia.

Aktif artinya bahwa bangsa Indonesia selalu berusaha secara aktif dalam usaha menciptakan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Termasuk upaya perdamaian antara Israel dan Palestina. Sebagaimana amanah yang diatur dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 dan pasal 11 UUD 1945.

Sementara upaya melalui organisasi internasional adalah karena kerja sama antar negara atau antar warga negara memungkinkan terlembaganya nilai-nilai bersama.

Bentuk dukungan bangsa Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia dapat dilihat dari keterlibatan Indonesia melalui beberapa organisasi internasional.

Beberapa contoh kongkret adalah keterlibatan Indonesia dalam memlopori berdirinya ASEAN yang bertujuan untuk menjaga stabilitas perdamaian regional Asia Tenggara; Mengirimkan pasukan perdamaian di Perserikatan Bangsa-bangsa yang tergabung dalam Misi Republik Indonesia (MISIRIGA); Indonesia juga pernah menjadi penyelenggara Konferensi Asia Afrika pada 1955; Indonesia aktif dalam Gerakan Non Blok (GNB); Indoensua aktif pula dalam OPEC yang merupakan negara-negara pengekspor minyak.

Upaya-upaya diatas menjadi gerakan yang tidak bisa dihilangkan yang justru harus ditingkatkan, sebab kepekaan Indonesia sebagai sebuah negara hukum yang berdaulat untuk menjaga perdamaian sangatlah dibutuhkan.

Himpunan Mahasiswa Islam sebagai salah satu organisasi kepemudaan dan keagamaan terbesar di Indonesia yang berdiri sejak dua tahun pasca kemerdekaan Indonesia akan selalu menjadi bagian dan garda terdepan untuk merespon gerakan perdamaian dunia.

Harapan kedepannya adalah perdamaian dunia dapat diwujudkan melalui kerjasama-kerjasama lintas organisasi kepemudaan dan keagamaan di level internasional yang juga (wajib) didukung oleh setiap negara-negara dunia.

Agar perdamaian dunia dapat diwujudkan, sehingga tatanan dan keadaan ideal ummat manusia dapat dicapai serta menghindarkan kekerasan dan konflik antar manusia. Salam perdamaian, yakin usaha sampai !

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close