RDP Tak Dihadiri Seksa, Wakil Ketua DPRD Marah-Marah

POSTNEWS.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato, Idris Kadji mengaku kesal dengan sikap Sekertaris Daerah yang terkesan mengabaikan terhadap urusan rakyat di Bumi Panua.

Hal itu nampak jelas dengan ketidakhadiran Sekda Pohuwato dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait ganti rugi lahan bagi warga terkena dampak genangan, akibat pembangunan Bendungan Randangan senilai Rp. 3,5 Milyar yang belum dibayarkan kepada 14 orang masyarakat Desa Ayula.

“Saya sangat menyesali ketidakhadiran Pemerintah Daerah dalam agenda ini, apalagi Sekretaris Daerah. Pemda sebagai lembaga eksekutif disini, harusnya persoalan ini disikapi secara serius,” kata Idris Kadji, Selasa (06/12/2022).

Idris Kadji menegaskan keluhan masyarakat Kecamatan Randangan dan Kecamatan Taluditi dalam RDP itu perlu ada sikap jelas dari Pemerintah Daerah, melalui Sekertaris Daerah sebagai penentu kebijakan.
Ia pun mengingatkan dengan sindiran halus agar seseorang yang menjadi pemimpin harusnya sudah selesai dengan urusan pribadinya, agar bisa lebih fokus mengurusi kepentingan rakyat.

“Kalau belum selesai dengan urusan pribadinya, terus kapan mau mengurusi masyarakat? Kalau Sekda tidak bisa hadir, minimal Asisten 1 yang dihadirkan disini,” ujarnya dengan tegas.

Diketuahi, RDP itu dipimpin Ketua Komisi I Amran Anjulangi, dihadiri Anggota Komisi I, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Fadli Sanad, Camat Randangan Sahrudin Saleh, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pohuwato.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close