Polda Gorontalo Ungkap Tahun 2020 Kasus Narkoba Naik 142

POSTNEWS.ID – Polda Gorontalo melalui Dir Narkoba Polda Gorontalo Kombes Pol. Witarsa Aji, SIK,SH,MH sebagai narasumber dalam dialog interaktif salah satu station TV di Gorontalo, menyatakan perang terhadap kasus narkoba dan minuman keras (miras).

Dialog bertema ” Upaya Pemberantasan Narkoba dan Minuman Keras” turut dihadiri Bapak Afrianto Nusi, SH,MH, mewakili Akademisi, dan Pengamat Hukum Gorontalo, serta Budi Muda sebagai moderator acara.

Menurut Afrianto, bahwa kejahatan, penganiayaan, dan kekerasan yang terjadi di salah satu tempat hiburan beberapa hari lalu pemicunya minuman keras. Untuk itu, faktor pemicu menjadi perhatian, karena tidak mungkin hanya memberikan efek jera melalui penjara kepada para pelaku, sementara sumber permasalahannya tidak diberi sanksi.

“Saya yakin kejahatan tetap ada kalau sumber penyebabnya kita tidak perhatikan, karena sudah ada perda No. 16 tahun 2015 terkait dengan pengendalian dan pengawasan miras,” ujarnya Afrianto.

Disamping itu, Kombes Pol. Witarsa Aji, mengatakan bahwa di Kepolisian ada 4 kejahatan yakni trans nasional, kejahatan konvensional, kejahatan berindikasi kontijensi, dan kejahatan kekayaan negara.

Terkait dengan ini narkoba adalah unsur kejahatan trans nasional, katanya sambil menegaskan, siapapun pimpinan di Negara ini baik Presiden maupun Kapolri sudah menyatakan perang terhadap narkoba.

Meskipun kasus Narkoba di Gorontalo tidak terlalu bnyak dibanding dengan daerah lain, tetapi Witarsa menilai, Gorontalo merupakan jalur Sulawesi. “Berdasarkan data, narkoba di Gorontalo pada tahun 2019 kurang lebih 101 kasus, dan tahun 2020 sebanyak 142 kasus, sedangkan barang bukti tahun 2019 kurang lebih 400 gram dan tahun 2020 kurang lebih 104 gram” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, lain halnya dengan peredaran miras yang sangat banyak terbukti di tahun 2020, seluruh jajaran menyita sebanyak 90 ton, kini Polda Gorontalo memusnahkan miras sebanyak 100 ton lebih

“Jauhi Narkoba, jangan sekali-kali bermain dengan narkoba dan minuman keras karena imbasnya cukup besar,” tutup Aji.

R | Ronald Tine
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close