Pemuda Lemito Desak Kapolres Pohuwato Selesaikan Persoalan Pembabatan Mangrove

POSTNEWS.ID – Yusuf Abdjul salah satu pemuda dari Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, mendesak Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pohuwato mengungkap Dalang Pembabatan Mangrove yang terjadi di Wonggrasi Tengah.

Kondisi Kerusakan Lahan Mangrove di Wilayah Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato

Pasalnya, kurang lebih 4 hektar masuk dalam kawasan hutan lindung dan itu dikuatkan oleh pihak kepolisian yang telah melakukan peninjauan langsung bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) pada 11 September 2020.

Kepada media ini, Kamis, (2/9), Yusuf Abdjul membeberkan, segala upaya telah ditempuh namun hingga saat ini para pelaku belum saja terungkap.

“Masalah mangrove adalah masalah serius, dan harus diusut tuntas. Apalagi yang terjadi di Kecamatan Lemito, itu sudah parah. Perlu ada upaya penyelesaian yang tidak main-main,” Tegas Yusuf Abdjul.

“Bahkan, beberapa kali upaya advokasi yang kami dilakukan, masih saja belum ada satu oknum pun yang terungkap, sedangkan pembabatan di kawasan terlarang itu sudah kisaran beberapa hektar,” Kata Angki Sapaan Akrabnya.

Lebih jauh katanya, beberapa bulan lalu dirinya mendampingi pihak kepolisian guna memastikan persoalan tesebut.”Beberapa bulan lalu kami turun langsung ke lokasi pembabatan dengan pihak Polres dan juga KPH yang bertugas di daerah Lemito, tapi sayangnya sampai sekarang belum ada hasilnya sama sekali,” Sambungnya.

Terakhir dirinya berharap kepada Kapolres Pohuwato, AKBP. Joko Sulistiono SH.,SIK.,MH., agar menseriusi polemik pembabatan mangrove yang terjadi saat ini.

“Secara umum kondisi mangorve yang ada di Lemito sudah parah kerusakanya. Maka, kami tantang Kapolres untuk membongkar dalang masalah pembabatan tersebut, sebelum ada anggapan pihak Polres tidak serius menyelesaikan masalah pembabatan mangrove di Kabupaten Pohuwato,” Yusuf Menandaskan.

Redaksi|Guslan Kaco
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close