Pemda Kabgor Gandeng BSG Mudahkan Pengusaha

POSTNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menandatangani enandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT. Bank SulutGo (BSG) tentang Kasda Desa dan Tax Online, di Ballroom Hotel Aston Kota Gorontalo. Rabu (20/1).

Penandatanganan dilakukan Kepala Dinas Pemerintah Desa, bersama Direktur Bank Sulutgo Cabang Limboto, serta disaksikan Wakil bupati Gorontalo dan Kepala Badan Keuangan Daerah kabupaten Gorontalo.

Wakil bupati Gorontalo, Herman Walangadi menjelaskan bahwa kerjasama ini, memudahkan pembayaran pajak oleh pengusaha restoran dan cafe. “Mempermudah para pajak restoran untuk membayar pajaknya, karena sudah ada alat yang di siapkan oleh bank SulutGo untuk cafe dan restoran.” ungkapnya

Herman menambahkan, selain tentang pembayaran pajak, selanjutnya juga tentang Kas Daerah (Kasda). “Begitu juga untuk Kasda sampai tingkat Desa, sudah ada semua dan itu mengefisie waktu dan tenaga bagi pekerja juga,” Kata Herman.

Herman berharap, kerjasama tersebut optimal membantu pembayaran pajak dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Mudah-mudahan dengan adanya alat ini, untuk pajak restoran dan kafe karena sudah ada alat sama mereka. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan PAD untuk kabupaten Gorontalo.” Pungkasnya

Disamping itu, Direktur Bank Sulutgo Cabang Limboto, Jusuf Husain, menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang telah ditandatangani sebelumnya, oleh Direksi Bank Sulutgo dengan Gubernur Gorontalo, dan KPK, dibeberapa waktu yang lalu bertempat di Aula Rudis Gubernur.

“Perihal tentang optimalisasi pendapatan daerah, dan hari ini ditindaklanjuti dengan pelaksanaan penandatanganan Tax online dan dimonitor oleh KPK. Kemudian untuk menindaklanjut tentang Kas Daerah (Kasda) online, tentang dana desa.” ungkap

“Alhamdulillah sudah ditandatangani tadi, dan akan berlangsung sehingga pelaksanaan transaksi Anggaran Dana Desa (ADD) itu sudah menggunakan online.” Sambungnya.

Jusuf juga menilai kerjasama ini tidak ada batas waktunya, dan akan terus berlanjut sampai pemerintah daerah melakukan peninjauan kembali. “Insya Allah hal ini bisa berlanjut dengan baik, dan pelaksanaan ADD ini akan tersebar, berjalan dengan maksimal dan zero (nol) penyalahgunaan karena semuanya melalui online.” pungkasnya.

Isma | Ronald Tine

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close