Kapal Tenggelam, 9 Korban Diduga Warga Gorontalo Masih Dalam Pencarian

Reporter : Munawir Rahman 
Editor : Ronal Tine

Sulteng postnews.id – Kapal Layar Motor Garuda Jaya dengan rute Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah-Taliabu dan Maluku Utara mengalami kebocoran akibat cuaca buruk, di perairan antara Banggai dan Taliabu, Sabtu (24/8/2019). Humas Basarnas Palu, Fatmawati mengatakan, “Kapal itu karam (tenggelam) setelah mengalami kebocoran akibat cuaca buruk,” ujarnya kepada Media Ini.

Ia menjelaskan sebelum kejadian naas, Kamis 22 Agustus Kapal Garuda Jaya mulai berlayar pukul 21.00 Wita, rute Luwuk-Taliabu. Perkiraan tiba di Pelabuhan Tikong Taliabu pukul 15.00 Wita. Namun Jum’at 23 Agustus sekitar pukul 23.00 Wita mengalami kebocoran, diduga akibat cuaca buruk di Perairan Taliabu. “Laporan itu langsung direspon pihak kami, dengan mengerahkan personil” kata Fatmawati.

Hasilnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan lima orang dari 14 penumpang Kapal tersebut dalam keadaan selamat di Pulau Sonit, Taliabu. “Kelima korban ditemukan Hari Sabtu tanggal 24 Agustus pukul 11.00 Wita,” ucap Fatmawati. Dirinya menyebutkan, kelima korban yang ditemukan itu yakni, Ali Sadi (36), Kasman (62), Ali Kois (39), La Bobi (36), dan Ali Tama (34).

“ Dari penuturan korban yang selamat mengatakan sembilan orang lainnya belum ditemukan,” tiru Fatmawati. Dia menambahkan, sembilan korban tersebut, diduga berasal dari Gorontalo dengan tujuan Taliabu Gela yang belum diketahui identitasnya. “Mereka pekebun cengkih,” tuturnya, sedangkan, korban yang ditemukan selamat itu, mengaku menggunakan pelampung.

Namun, dua korban lainnya tidak menggunakan pelampung tetapi berkelompok, tapi kemudian terpisah dengan korban lain yang bertahan dengan menggunakan jerigen minyak. “Korban awalnya bertahan dengan sampan, dua lainnya bertahan di atas kapal yang hampir tenggelam karena tidak bisa berenang,” jelasnya.

Untuk sementara, Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian dan akan melanjutkannya besok pagi, Minggu 25 Agustus.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close