BERITAPERISTIWA DAN HUKUMUTAMA

Direktur RSTN : Tidak Benar Layanan IGD Ditutup!

POSTNEWS.ID – Direktur Rumah Sakit Tani dan Nelayan (RSTN) Kabupaten Boalemo, dr. Ruslyaras menampik isu yang tengah beredar di kalangan masyarakat, terkait ditutupnya layanan Isntalasi Gawat Darurat (IGD) RSTN Boalemo, akibat adanya lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boalemo, yang didominasi Tenaga Kesehatan (Nakes) di rumah sakit tersebut.

Ditemui di RSTN, dr.Rusly menjelaskan, bahwa hal tersebut merupakan tindakan yang tidak manusiawi jika IGD RSTN akan ditutup untuk melayani pasien.

“Terkait isu IGD itu ditutup itu tidak benar. IGD tidak mungkin ditutup, tidak manusiawi sekali kalau ada pasien yang datang dengan keadaan gawat dan kemudian kita tolak,” tegasnya.

Dirinya menjelaskan, memang beberapa saat lalu pihkanya sempat melakukan sterilisasi IGD, dan memindahkan penanganan pasien ke ruangan lainnya, selama proses sterilisasi IGD.

“memang kita pernah mensterilkan ini, kita tidak menerima pasien, tetapi kalau ada pasien tetap ditangani, tetapi tidak dimasukan disini,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr.Rusly membeberkan, saat ini meski RSTN kekurangan tenaga kesehatan, pihaknya mengoptimalkan pelayanan dengan melibatkan para petugas dari Poli RSTN untuk melakukan pelayanan di IGD.

“Sekarang kita efisiensikan pegawai yang ada, karena disini kita kekurangan, maka petugas yang ada di poli, kita libatkan disini, tapi bukan berarti kita menolak pasien di poli, pasien yang mau berobat, kita arahkan penanganannya disini,” bebernya.

Tidak hanya itu, dr.Rusly menuturkan bahwa saat ini, dokter spesialispun turut terlibat langsung dalam melakukan pelayanan di IGD.

“Sekarang sudah stabil, karena dokter spesialispun mau berjaga dan mau terlibat membantu kami disini,” tutupnya.

Editor : Zul Hunowu

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close