SPORT & LIFESTYLE

Pesawat Neptunus Dikembangkan Untuk Wisatawan Luar Angkasa

POSTNEWS.ID – Studio Transportasi PriestmanGoode telah mengembangkan konsep balon berkinerja tinggi dan kapsul bertekanan untuk “Space Perspective” untuk membawa para wisatawan ke ruang angkasa di sekitar stratosfer.

Melansir dari dezeen.com, Senin (22/6) pesawat ruang angkasa atau disebut pesawat Neptunus itu, dirancang untuk start up pariwisata antariksa Amerika Space Perspective. Pesawat ini, dua bagian terdiri dari POD bertekanan setinggi empat meter dan selebar lima meter yang berbentuk seperti gasing berputar, yang dilekatkan pada balon ketinggian raksasa. Penjelajah atau penumpang menghabiskan waktu hingga delapan “penjelajah” dalam serangkaian muatan penelitian pada perjalanan enam jam ke tepi atas atmosfer bumi.

Dijelaskan oleh co-founder Space Perspective Taber MacCallum sebagai “off-world yet classic”, desain kapsul PriestmanGoode menampilkan jendela dari lantai ke langit-langit untuk memberi para wisatawan ruang pengalaman menonton panorama. “Desain kapsul adalah komponen penting dalam memberikan pengalaman inspirasional kepada penjelajah kami yang dijelaskan oleh astronaut tentang melihat Bumi kita di luar angkasa,” kata salah satu pendiri Jane Poynter.

Perjalanan akan melihat peluncuran pilot dari Shuttle Landing Facility di Kennedy Space Center NASA di Florida, untuk menerbangkan penumpang dengan pendakian dua jam di atas 99 persen dari atmosfer bumi hingga 100.000 kaki (sekitar 30.000 meter). Di sini mereka akan “berlayar” di atas bumi hingga dua jam, untuk memungkinkan para penjelajah menikmati pemandangan dan merekam pengalaman. Kapal kemudian akan memulai perjalanan dua jam di bawah balon sebelum mendarat di lautan Atlantik, di mana sebuah kapal akan mengumpulkan penumpang, kapsul dan balon dan mengangkut mereka kembali ke darat.

Pesawat ruang angkasa Neptune telah dirancang “dari dalam ke luar”, dengan pengalaman penumpang di garis depan desain, kata salah satu pendiri PriestmanGoode, Nigel Goode. “[Neptunus] adalah puncak dari kolaborasi jangka panjang yang telah menghasilkan satu-satunya pesawat ruang angkasa yang dirancang dengan pengalaman manusia pada intinya dan akan membuka jalan bagi masa depan perjalanan ruang angkasa komersial,” katanya.

“Titik awal kami adalah pengalaman penumpang,” lanjutnya. “Kami melihat semua elemen berbeda yang akan membuat pengalaman tidak hanya berkesan, tetapi benar-benar nyaman juga dan termasuk hal-hal penting untuk perjalanan enam jam, seperti kamar kecil.” Sambungnya.

Menurut Goode, tim desain ingin memastikan bahwa para pelancong memiliki akses ke pandangan 360 derajat yang tidak terhalang, serta memiliki ruang efisien yang dapat mereka jalani selama perjalanan. “Kami perlu meminimalkan berat badan dan menciptakan lingkungan yang sangat fungsional bagi pilot,” ucap Goode sambal menambakan “Semua elemen ini memandu bentuk kapsul akhir.”

Perspektif Luar Angkasa hanyalah salah satu dari banyak inisiatif yang berharap dapat mengirim anggota masyarakat ke luar angkasa. Gateway Foundation merancang hotel ruang angkasa komersial pertama di dunia dalam upaya untuk membuat ruang dapat diakses oleh semua orang. Disebut Stasiun Luar Angkasa Von Braun, hotel ini akan terdiri dari roda berdiameter 190 meter yang akan berputar untuk menciptakan gaya gravitasi yang serupa dengan yang dirasakan di bulan.

R I Ronald Tine

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close