BERITAEKSEKUTIFPEMERINTAHPERISTIWA DAN HUKUMUTAMA

Wabup Anas Jusuf Jalani Video Conference, Bahas Langkah Strategis Pencegahan Covid-19

POSTNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo, menggelar video conference yang digagas Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, yang diikuti unsur forkopimda Provinsi Gorontalo, bersama para Bupati dan Walikota se-Provinsi Gorontalo, yang berlangsung pada Senin (30/3), dalam rangka pembahasan pencegahan masuknya wabah Covid-19, dimina hingga saat ini, wilayah Provinsi Gorontalo masih dinyatakan zero covid-19, atau belum ada warga yang dinyatakan positif terpapar wabah tersebut.

Bupati Boalemo, Darwis Modiru yang diwakili Wakil Bupati Anas Jusuf, dalam kesempatan tersebut melaporkan beberapa hal yang berkaitan dengan upaya pencegahan wabah tersebut di wilayah Kabupaten Boalemo, salah satunya dengan memperketat pemeriksaan di daerah perbatasan.

“Walaupun kami di daerah pertengahan, namun pemeriksaan masyarakat yang dari Kabupaten Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo, tetap kami adakan pemeriksaan di perbatasan Boalemo,” ucap Wabup dalam laporannya.

Meski Kabupaten Boalemo, merupakan daerah yang tidak berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Utara maupun Sulawesi tengah yang saat ini sudah masuk pada zona merah terpapar wabah covid-19, namun pemerintah Kabupaten Boalemo tetap mengharapkan koordinasi dari daerah-daerah tetangga, terkait warga yang akan memasuki Kabupaten Boalemo.

“Kami mohon dikirimkan data warga yang berasal dari luar daerah. Kalau memang tujuannya ke Boalemo, ataupun hanya transit, kami mohon koordinasinya, agar wilayah Provinsi Gorontalo tetap terjaga kondisinya.” Ungkap Wabup.

Tidak hanya itu, mulai Selasa (31/3), pemkab Boalemo akan melakukan proses desinfeksi di beberapa tempat-tempat umum, yang akan bekerja sama dengan pihak Polres Boalemo.

“Mulai besok kita akan mengadakan desinfeksi dengan menggunakan water canon yang akan dikerahkan oleh Polres Boalemo, di fasilitas-fasilitas umum termasuk pasar,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dalam kesempatan tersebut mengingatkan kepada seluruh pimpinan daerah di Provinsi Gorontalo, untuk dapat menjalankan relokasi anggaran untuk pencegahan wabah covid-19 dengan benar, agar terhindar dari persoalan hukum nantinya.

“Tentang realokasi anggaran, harus kita mempedomani surat edaran yang ada, agar semua berjalan lancar. Supaya setelah virus corona selesai, kita tidak lagi berurusan dengan masalah hukum yang lain,” tutupnya.

Editor | Zul Hunowu

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close