Heboh Video, Sekda & ASN Seolah Dimarahi Bupati Darwis di Tempat Terbuka

Reporter/Editor : Ronal Tine

Boalemo postnews.id – Diduga video beredar melalui media sosial Bupati Boalemo Darwis Moridu, sedang memarahi Sekda Husain Etango dan sejumlah ASN pada kegiatan apel Korpri di halaman depan Kantor Bupati Boalemo.

Durasi video sekitar 3 menit, Darwis menyatakan Sekda hanya menerima tunjangan kiri dan kanan, atas dan bawah tetapi hanya asal kerja. “Sekda tidak tegas diberikan tugas hanya diperintahkan kepada asisten tiga, dua dan satu, apa tugasnya sekda? Saat Alm. Pak Iwan Bokings dan Pak Rum Pagau Sekdanya saya ajungi jempol,” ungkapnya.

Menurut Darwis Sekda Boalemo saat ini, berbeda dengan sebelumnya. “Pemerintahan kami sekdanya tidak proseional, tidak tegas! Pemerintahan jalan, kuncinya pada Sekda,” ucapnya dengan nada tinggi. “ Sekda adalah panglima PNS, merupakan perpanjangan tangan Bupati dan Wakil bupati. Tanpa diperintah yang tidak disukai Bupati dan Wakil Bupati demi kesejahteraan masyarakat boalemo dan kemajuan Boalemo, harusnya tanpa diperintah sudah dikerjakan,” sambungnya.

“Kalau sekda tidak mau harusnya, hari ini mundur!,” tegas Darwis Moridu.

Masih potongan video, Darwis mengemukakan bahwa telah menurunkan Tim 8 Orang, yang digaji oleh Negara “Ternayata di Dinas ada beberapa Dinas kedapatan PNSnya tidak ada, hanya beberapa Orang. Apa peran kalian sebagai ASN diberikan tunjangan, tetapi yang kerja hanya tenaga kontrak dan staf, karena tidak ada ketegasan dari Kepala OPD atau Badan,” ucapnya.

“Kasihan uang rakyat,” tambahnya.

Tim ini, kata Darwis sempat diprotes tetapi ia tidak meresponnya, “Meraka saya turunkan sampai ke Sekolah dan Kecamatan,” bebernya. Selain itu Dirinya meyakini “tunjangan ASN se-Indonesia hanya di Boalemo kenaikannya sampai 50%,” pungkas Darwis disambut tepuk tangan peserta apel.

Saat dikonfirmasi, Kamis (19/9) Sekda Boalemo, Husain Etango mengaku, “Saya dimarah seperti itu, Saya balas dengan kerja dan kemarin itu, saya langsung Apel dengan Pimpinan OPD untuk menggelar rapat, membuat pernyataan apa yang diminta oleh Bupati, Seperti Sakip dan WTP harus naik dari sebelumnya. Jika tidak maka siap menerima sanksi termasuk saya,” jelasnya.

Namun Dirinya disisi lain, menilai hasil temuan di Sekolah seperti terdapat Guru yang hanya berada di Pasar pada jam Sekolah, seharunya ditangani oleh Kepala Dinas Pendidikan. “Masaya saya mengurus hal seperti lagi,” tuturnya. “Bagi saya apa yang berkembang diluar itu (video), hal yang biasa demi memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close