Dugaan Kerusakan Hutan Mangrove di Pantai Ratu, Kades Tenilo Bantah Kajian Japesda

Laporan/Editor : Ronal Tine

Boalemo (PNews) – “Yang merusak Mangrove itu, yang mana? Menurut saya itu tidak ada dan menurut masyarakat juga tidak ada,” tegas Kepala Desa Tenilo Rafli Biya saat menanggapi laporan Japesda terkait dugaan pengrusakan mangrove di Pantai Ratu di Desa Tenilo Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo kepada awak Media, Selasa (18/6/19)

Baca: https://postingnews.id/index.php/2019/06/17/japesda-minta-ditindak-tegas-pengrusakan-mangrove-di-pantai-ratu-boalemo/

Menurut Rafli Biya, sebelum pembukaan hingga pengembangan pembangunan obyek wisata yang mengandalkan keindahan laut di Boalemo itu, kondisi awalnya lokasi semak belukar. Namun Dirinya mengaku terjadi dugaan pengrusakan mangrove itu, terjadi sebelum terbentuknya Desa Tenilo maupun dilaksanakan pembangunan obyek wisata yang dijadikan lokasi perayaan HUT Pemerintahan Damai Ke-2.

“Tidak ada mangrove yang dibabat, hanya semak belukar dan kayu yang biasa dibuat untuk “sema sema” perahu nelayan dan mangrove yang ada di “tepi” jalan akses menuju Pantai Ratu itu tidak dilakukan pembabatan sama sekali,” terang Kades Tenilo.

“Yang ta Foto (Laporan) itu disana, (Bukan Lokasi Pantai Ratu), itu terdapat di Dusun 1 dan sebelum terbentuk Desa tenilo” tambahnya.

Disamping itu, Kades Rafli menguraikan, pelaksanaan pembukaan Pantai Ratu pihaknya mengantongi dokumentasi yang lengkap, dan Dirinya meyakini tidak ada pembabatan pohon mangrove serta telah dituangkan dalam Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa.

“Dokumentasi (Foto) itu ada yang dibuat SPJ (Laporan Dana Desa).” tukasnya.

Kepala Desa Tenilo Rafli Biya bersama Tim Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo saat melakukan peninjauan lokasi pemanfaatan wilayah pesisir di Desa Tenilo Kabupaten Boalemo, Selasa (18/06/2019)

Senin (17/6/19), Japesda Gorontalo melaporkan dugaan pengrusakan mangrove di lokasi obyek wisata Pantai Ratu Boalemo kepada Gubernur Gorontalo dan penegak hukum diantaranya Kejaksaan Tinggi dan Polda Gorontalo. (*PNews)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close