Dibalik Pengajian Ba’dah Magrib Madrasah Al-Khairaat Pandere

Laporan : Munawir Rahman, Editor : Ronal Tine.

Sulteng (PNews) – Madrasah Alkhairaat Pandere di Desa Pandere Kabupaten Sigi  dibuka sejak tahun 1963 oleh Ustaz Zamrud Lakawa (80), yang merupakan putra Kalukubula. Beliau diutus dan ditempatkan langsung oleh “Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri” atau yang disebut “Guru Tua” (selaku pendiri Perguruan Islam Alkhairaat), dan atas permintaan beberapa tokoh di desa pandere kala itu.

Madarsah tersebut, berada di lahan Ustaz Zamrud, tepatnya  di belakang kediaman beliau (rumah) yang dikenal dengan Madrasah Tingkatan atau Terpadu. Kemudian seiring waktu berubah nama menjadi Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah(MA). Faktor usia, Ustaz Zamrud Lakawa (pembuka Madrasah), memberikan kepercayaan kepada anak-anaknya mengelola Madrasah itu.

Dalam hal ini, Rastam Lakawa, S.Pd.I sebagai kepala MDA, Mufti Lakawa, S.Pd.I sebagai kepala MTs, dan Nawir Lakawa, S.Pd.I sebagai kepala MA, sedangkan Ustadz Muhammad Nur Lakawa, tercatat selaku pengajar/pengasuh di Madrasah tersebut. “Alhamdulillah dengan salah satu kegiatan yang telah di rilis sejak 8 tahun silam, yakni pengajian ba’dah magrib. Kini menjadi daya Tarik peserta didik untuk masuk di Madrasah ini”, ungkap Nur Lakawa kepada media, rabu (24/07/19).

Gedung Madrasah Al-Khairaat Pandare

Adapun isi kegiatan rutinitas tersebut, Menurut Nur diantaranya, pengenalan huruf hijaiyah, menghafalkan Al-Qur’an per lembar dalam setiap malam, bahkan pada setiap malam jum’at, selalu diadakan pembacaan kitab maulid ad diba’I,  “serta membantu pegawai syarah dalam menghatam qur’an di setiap kedukaan, khususnya di desa pandere”, tambahnya.

Terakhir, Lakawa berharap, kegiatan rutinitas yang telah dirilis sejak 8 tahun silam ini, tetap diperhatikan dan dilakukan secara terus menerus, untuk menarik minat peserta didik, serta bernilai postif karena bisa mencetak generasi-genarasi yang di bidang agama, pun bisa menjadi contoh bagi Madrasah-Madrasah lainnya. (*PNews)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
101

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close