Beli Pakai Koin, TP. PKK Pohuwato Inisiasi Pasar Seni

POSTNEWS.ID- Tim Penggerak PKK Kabupaten Pobuwato menginisasi pasar seni, di Simpang Tiga Jalan Desa Kamiri Kecamatan Paguat

Pasar Seni PKK, yang diresmikan Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga, bersama Ketua TP PKK, Selvi Monoarfa, terlihat menampilkan berbagai prodak makanan hasil kerajinan masing-masing desa di wilayah Paguat.

Pembukaan perdana pasar, Jum’at, (26/3) menunjukan keunikan dimana konsumen atau pembeli tidak dibolehkan membayar pakai uang ketika mau membeli melainkan pakai koin.

Koin tersebut ditukar di pintu masuk atau pintu gerbang kepada petugas atau pengelola, bila diuangkan satu koin senilai Rp. 6.000.

Bupati Saipul Mbuinga didampingi Camat Paguat, Arman Mohamad meninjau satu persatu jualan yang ditampilkan oleh PKK desa dan kelurahan se-kecamatan paguat.

Bahkan orang nomor satu di pohuwato itu membeli beberapa makanan berupa kue dan lainnya. Pun demikian Ketua TP.PKK Pohuwato, Selvi Monoarfa dan beberapa pimpinan OPD ikut membeli makanan dengan sistim tukar koin. 

Bupati Saipul sangat merespon baik inisiasi dari PKK desa/kelurahan yang sama-sama mengambil kesempatan dalam berjualan sambil memanfaatkan pekarangan rumah.

“Ini adalah inisiasi yang bagus, saya sangat senang ibu-ibu punya kreasi, pertahankan ini dan semoga terus berlanjut”,ungkapnya.

Disamping itu jelas Bupati Saipul Mbuinga, hal unik dengan sistim tukar koin sangat baik dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di pohuwato pada umumnya. 

Dikonfirmasi, Camat Paguat, Arman Mohamad menjelaskan, pasar seni PKK baru perdana atau uji coba. Ditempat ini hanya menjual hasil kerajinan dan tidak diwajibkan memasarkan jualan yang dibeli di pasar.

“Disini terlihat berbagai macam makanan dan kebutuhan rumah tangga, semua adalah hasil kerajinan dari pemanfaatan pekarangan. Rencananya satu minggu sekali atau setiap hari libur antara sabtu atau minggu pasat seni ini di buka”,jelas Arman.

Ia menambahkan, Jumlah koin yang didapat atau dikumpulkan oleh penjual akan ditukar di pintu gerbang atau ke petugas pengelola.
oleh kelompok tersebut, kemudian pelaku memukul dng kayu mangrove kering ke arah korban,” ujarnya.

R|Guslan Kaco

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close