Basarnas Catat 1827 Jiwa Korban Terdampak Banjir di Kecamatan Boliyohuto

POSTNEWS.ID – Posko Basarnas Provinsi Gorontalo mencatat 1.827 warga terdampak banjir yang melanda tiga Desa di Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo, Senin (2/3) Dini hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku, mengatakan banjir diduga akibat intesitas curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan air sungai Mootilango meluap. “ Meluapnya air sungai paguyaman dan tidak mampu ditampung sungai motilango dan mengalir ke boliyohuto yang melebih daya tampung, sehingga air suangai meluap yang mengakibatkan banjir dan longsor,” jelasnya.

Untuk mengevakuasi warga BPBD  Kabgor, Provinsi, Polri dan TNI serta Basarnas dan Pemerintah setempat bersama mendirikan Posko. “Untuk bantuan pakaian bersih, kita sedang koordinasikan Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, sedangkan penanggulangan longsornya Dinas PU, TNI, POLRI sudah ada di lokasi sementara dalam konsentrasi penanganan dari pagi tadi,” tutur Sumanti.

Hasil dari pantauan BPBD Kabupaten Gorontalo, untuk sementara kerugian akibat banjir mencapai Rp 200 juta, tapi belum melakukan pendataan secara keseluruhan. “Data kerusakan fasilitas Sekolah seperti bukunya, alat komputernya juga rusak, maka tentu nilai kerugian lebih banyak,” ungkapnya.

“Informasi kami terima itu Jam 6, Tim telah berada di Lokasi Jam 7,” tandasnya.

YK | Ronald Tine
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close